![]() |
| ruam popok bacaanku.com |
Ruam popok adalah iritasi pada kulit. Sebagian besar terjadi
pada bayi, dan ini adalah kondisi yang umum. Biasanya terjadi pada anak di
bawah dua tahun. Sebagian besar anak-anak menderita setidaknya satu kali sebelum
mereka dilatih ke toilet. Ruam popok juga dikenal sebagai dermatitis popok,
ruam popok menyebabkan pembakaran yang tidak nyaman dan kemerahan pada area
kulit yang bersentuhan dan bergesekan dengan popok.
Penyebab Ruam Popok
Ruam popok terjadi saat bayi duduk terlalu lama dengan popok
kotor. Diare bisa memperparah masalah itu. Terkadang seorang anak pertama kali
mengalami ruam popok saat memulai makanan padat atau minum antibiotik. Anak
yang diberi ASI dapat mengalami diare dari apa yang dimakan oleh ibunya. Upayakan
untuk mengganti popok bayi setiap tiga sampai empat jam, penting untuk membuat
mereka tetap berubah.
Sifat asam dari limbah manusia memungkinkan bakteri dan ragi
berkembang. Semua elemen ini bisa mengiritasi kulit. Terkadang popok yang
terlalu ketat atau yang tidak pas akan menyebabkan gesekan. Bahan kimia dari
deterjen atau produk lain yang menyentuh kulit bayi, termasuk popok itu
sendiri, bisa menyebabkan iritasi. Selain itu, bayi yang diberi ASI berisiko
lebih rendah terkena gangguan ini, karena berkurangnya keasaman dalam makanan
mereka.
Semua bayi dan balita yang memakai popok bisa mengalami ruam
popok. Biasanya ruam popok tidak menjadi masalah selama tiga minggu. Risiko
tertinggi adalah pada bayi berusia antara tiga bulan sampai satu tahun.
Apa Gejala Ruam Popok?
Ruam popok menyebabkan kulit terlihat merah dan jengkel.
Kulit yang terkena mungkin juga terasa hangat saat disentuh. Orangtua harus
menghubungi dokter jika ruam popok merah terang berlangsung lebih lama dari 48
jam atau disertai dengan bau urine yang kuat, yang dapat mengindikasikan
dehidrasi.
Perawatan ruam popok di rumah
Biasanya mudah sekali mengobati ruam popok sesekali dengan
obat bebas di apotek atau pengobatan alami di rumah. Ingat, pencegahan terbaik
juga merupakan obat terbaik. Pastikan popok anak Anda pas dan tidak terlalu
rapat. Popok harus membiarkan udara masuk ke area sensitif. Cobalah membiarkan
bayi tanpa popok saat tidur siang. Jangan gunakan banyak sabun atau lap yang
mengandung alkohol atau parfum.
Itu bisa menyebabkan pengeringan, yang bisa membuat gejala
menjadi lebih buruk. Jangan gunakan bedak talek. Hal ini bisa berbahaya bagi
bayi saat dihirup. Ruam popok umumnya sembuh dengan pengobatan di rumah dalam
satu atau dua hari. Jika tidak, hubungi dokter.

EmoticonEmoticon