Senin, 12 Maret 2018

Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

ruam popok bacaanku.com


Ruam popok adalah iritasi pada kulit. Sebagian besar terjadi pada bayi, dan ini adalah kondisi yang umum. Biasanya terjadi pada anak di bawah dua tahun. Sebagian besar anak-anak menderita setidaknya satu kali sebelum mereka dilatih ke toilet. Ruam popok juga dikenal sebagai dermatitis popok, ruam popok menyebabkan pembakaran yang tidak nyaman dan kemerahan pada area kulit yang bersentuhan dan bergesekan dengan popok.
Penyebab Ruam Popok
Ruam popok terjadi saat bayi duduk terlalu lama dengan popok kotor. Diare bisa memperparah masalah itu. Terkadang seorang anak pertama kali mengalami ruam popok saat memulai makanan padat atau minum antibiotik. Anak yang diberi ASI dapat mengalami diare dari apa yang dimakan oleh ibunya. Upayakan untuk mengganti popok bayi setiap tiga sampai empat jam, penting untuk membuat mereka tetap berubah.
Sifat asam dari limbah manusia memungkinkan bakteri dan ragi berkembang. Semua elemen ini bisa mengiritasi kulit. Terkadang popok yang terlalu ketat atau yang tidak pas akan menyebabkan gesekan. Bahan kimia dari deterjen atau produk lain yang menyentuh kulit bayi, termasuk popok itu sendiri, bisa menyebabkan iritasi. Selain itu, bayi yang diberi ASI berisiko lebih rendah terkena gangguan ini, karena berkurangnya keasaman dalam makanan mereka.
Semua bayi dan balita yang memakai popok bisa mengalami ruam popok. Biasanya ruam popok tidak menjadi masalah selama tiga minggu. Risiko tertinggi adalah pada bayi berusia antara tiga bulan sampai satu tahun.
Apa Gejala Ruam Popok?
Ruam popok menyebabkan kulit terlihat merah dan jengkel. Kulit yang terkena mungkin juga terasa hangat saat disentuh. Orangtua harus menghubungi dokter jika ruam popok merah terang berlangsung lebih lama dari 48 jam atau disertai dengan bau urine yang kuat, yang dapat mengindikasikan dehidrasi.
Perawatan ruam popok di rumah
Biasanya mudah sekali mengobati ruam popok sesekali dengan obat bebas di apotek atau pengobatan alami di rumah. Ingat, pencegahan terbaik juga merupakan obat terbaik. Pastikan popok anak Anda pas dan tidak terlalu rapat. Popok harus membiarkan udara masuk ke area sensitif. Cobalah membiarkan bayi tanpa popok saat tidur siang. Jangan gunakan banyak sabun atau lap yang mengandung alkohol atau parfum.
Itu bisa menyebabkan pengeringan, yang bisa membuat gejala menjadi lebih buruk. Jangan gunakan bedak talek. Hal ini bisa berbahaya bagi bayi saat dihirup. Ruam popok umumnya sembuh dengan pengobatan di rumah dalam satu atau dua hari. Jika tidak, hubungi dokter.