Senin, 27 Maret 2017

Pencegahan Penyakit Diare

Penyakit Diare biasa disebut dengan kata "mencret" Diare adalah sebuah gangguan pada pencernaan di mana tinja berubah menjadi lembek atau cair dan terjadi dalam 24 jam sedikitnya 3-7 kali. Biasanya disertai sakit perut dan seringkali mual dan muntah. Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan tapi tidak semua gejala diare.

Diare pada anak disebabkan sebagian besar oleh infeksi disebabkan oleh bakteri,kuman,virus,jamur dan alergi pada makanan tertentu bisa juga keracunan makanan. Pada umumnya memakan secara berlebihan terlebih makanan yang asam, pedas, atau bersantan sekaligus adalah salah satu penyebab diare juga karena membuat kinerja usus berlebihan. Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh usus besar. Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan, makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang dicerna terdiri dari cairan sebelum mencapai usus besar. Usus besar menyerap air, meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila usus besar rusak / radang, penyerapan tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair.
Pentingnya Pencegahan Penyakit Diare ini pada setiap orang.
ilustrasi foto:merdeka.com

tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak langsung dengan benda lain, maka sebelum makan disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun. untuk membiasakan mencuci tangan menyebabkan penurunan tingkat kejadian yang signifikan pada diare.

Perawatan Penderita Diare
Perawatan untuk diare melibatkan pasien mengonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur dengan elektrolit untuk menyediakan garam yang dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. Oralit dan tablet zinc adalah pengobatan pilihan utama, Untuk banyak orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi tidak dibutuhkan.
Beberapa cara penggulangan diare antara lain Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya dan dalam beberapa kasus yang langka dapat berakibat fatal (keracunan air).
    Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur, dan jangan makan atau minum terlalu cepat. Cairan intravenous: kadangkala, terutama pada anak-anak.
    Terapi rehidrasi oral: Meminum solusi gula/garam, yang dapat diserap oleh tubuh.
    Menjaga kebersihan dan isolasi: Kebersihan tubuh merupakan faktor utama dalam membatasi penyebaran penyakit. Diare berkaitan erat dengan cara hidup sehat , selama kita menjaga diri dari hal-hal yang tidak menyehatkan, semoga kita dapat mencegah nya.


EmoticonEmoticon