Rabu, 28 Desember 2016

Mengenal Kudo lebih dalam

Kepopuleran KUDO tidak hanya terdengan di Indonesia saja, melainkan juga di beberapa negara ASEAN seperti Singapura. Baru-baru ini KUDO menggelar acara yang diberi nama Kudolympics di Indonesia dan Singapura yang bertujuan untuk memberikan kesempatan pada mahasiswa Singapura juga mengetahui dan merasakan teknologi dari perusahaan statup di Indonesia.

Diadakannya Kudolympics ini KUDO ingin berbagi dan menambah pengetahuan bagi mahasiswa Singapura dan developer Kuda menggunakan insight-insight yang dimiliki setiap negara. Ajang ini bisa memberikan wawasan baru bagi para mahasiswa sebagai bekal mereka untuk membuka sebuah startup sendiri.

Sebagai informasi saja bahwa KUDO adalah startup lokal di bidang e-commerce enabler yang membuat para pengusaha mikro dunia offline untuk dapat mengakses bisnis secara online dan berjualan berbagai macam produk menggunakan teknologi online. KUDO membuka kesempatan seluas-luasnya pada orang yang ingin memajukan dan mempopulerkan produknya dengan lebih cepat. 

Pada tanggal 4 November 2016Kudo Speed Code Challenge memulai ajang Kudolympics di Singapura. Kudo Speed Code Challenge memberikan tantangan kepada 100 mahasiswa dari berbagai universitas dan politeknik Singapura untuk bisa memecahkan 4 tantangan coding. Melalui ajang ini, terpilihlah 3 tim terbaik yakni dari University of Glasgow, Singapore Institute of Technology, dan Singapore University of Technology and Design.
icon Kudo : Bang Kumis

Untuk hadiahnya, para mahasiswa  yang terpilih itu diberikan kesempatan untuk berkunjung di kantor pusat KUDO tepatnya di Kudoplex di Jakarta pada 3 Desember 2016. Mereka diajak untuk mengetahui serta merasakan pengalaman nyata pemrograman dan teknologi.

Para mahasiswa Singapura juga memperoleh tantangan Bug Bounty yakni untuk mencari bugs sebanyak-banyaknya di dalam sistem realtime Kudo dari aplikasi Android maupun website. Pada Bug Bounty, mahasiswa yang terpilih bisa saling mengaplikasikan atau bertukar pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya untuk mencari jalan keluar terbaik.

Tantangan ini diberikan karena Kudo selalu menjunjung tinggi standar teknologinya. Dalam menghadapi berbagai acam kendala seperti konektivitas internet yang belum merata, bahkan beberapa wilayah yang masih menggunakan koneksi 2G, ataupun perangkat ponsel berspesifikasi rendah. 

Dari hal ini membuktikan bahwa KUDO bekerja tidak hanya mementingkan keuntungan saja, tapi juga ingin meningkatkan pengetahuan banyak orang.


EmoticonEmoticon